Tampilkan postingan dengan label tari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tari. Tampilkan semua postingan

Diskripsi Tari Seribu Tangan Gerak Bebas

1
.  -       Awalnya membentuk satu baris, kemudian berpencar selang-seling sambil menggerakkan tangan. Lalu tangan diangkat ke atas dan mulai berjalan ke posisi masing-masing.
2.       Setelah membentuk formasi tiga-tiga, maka ada gerakan bergantian. Dimulai dari 2 kelompok depan yang melakukan gerakan….Setelah itu baru disusul kelompok belakang dengan gerakan tangan ke depan dan ukel.
3.       Gerakkan bersama-sama sambil berputar, jongkok berdiri, kemudian langsung berjalan dengan tangan seblak samping dan membentuk formasi persegi.
4.       ………………………………….kemudian tangan disilangkan dan berjalan membentuk formasi huruf ‘V’. Dalam formasi ini terdapat 4 kelompok yang terdiri dari 2 orang dan satu orang di depan sebagai pusatnya.
5.       Kelompok belakang melakukan lompatan, kemudian mengangkat tangan dan kaki bergantian selang-seling dengan pasangannya. Sedangkan yang di depan melakukan gerakan……………………
6.       Setelah itu, badan di putar dan membentuk formasi tiga-tiga sambil berputar dan diakhiri dengan formasi seperti tangga.
7.       Tangan kanan diatas dan tangan kiri di bawah sambil menggerakkan kepala. Kemudian tantgan kanan dan kiri di lentangkan dan menyentuh pundak. Setiap kali dilentangkan kepala ikut menengok kearah salah satu tangan.
8.       Kemudian 2 orang di depan yang membentuk formasi tangga jatuh seperti tidur, dan orang di belakangnya langsung berjalan ke depan.
9.       3 orang yang sudah ada di depan melakukan gerak lompat dengan menendang kaki,……………….., berputar, dan langsung duduk di posisi masing-masing diikuti teman kelompoknya yang telah siap di belakang.

Macam-Macam Tari Tradisional Indonesia

1. Tari Gantar
Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Tongkat menggambarkan kayu penumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya.
Tarian ini cukup terkenal dan sering disajikan dalam penyambutan tamu dan acara-acara lainnya.Tari ini tidak hanya dikenal oleh suku Dayak Tunjung namun juga dikenal oleh suku Dayak Benuaq. Tarian ini dapat dibagi dalam tiga versi yaitu tari Gantar Rayatn, Gantar Busai dan Gantar Senak/Gantar Kusak.

2. Tari Kancet Papatai / Tari Perang
Tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah berperang melawan musuhnya. Gerakan tarian ini sangat lincah, gesit, penuh semangat dan kadang-kadang diikuti oleh pekikan si penari.
Dalam tari Kancet Pepatay, penari mempergunakan pakaian tradisionil suku Dayak Kenyah dilengkapi dengan peralatan perang seperti mandau, perisai dan baju perang. Tari ini diiringi dengan lagu Sak Paku dan hanya menggunakan alat musik Sampe.

3. Tari Kancet Ledo / Tari Gong
Jika Tari Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria Dayak Kenyah, sebaliknya Tari Kancet Ledo menggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin.
Tari ini dibawakan oleh seorang wanita dengan memakai pakaian tradisionil suku Dayak Kenyah dan pada kedua tangannya memegang rangkaian bulu-bulu ekor burung Enggang. Biasanya tari ini ditarikan diatas sebuah gong, sehingga Kancet Ledo disebut juga Tari Gong.

4. Tari Kancet Lasan
Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang, burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. Tari Kancet Lasan merupakan tarian tunggal wanita suku Dayak Kenyah yang sama gerak dan posisinya seperti Tari Kancet Ledo, namun si penari tidak mempergunakan gong dan bulu-bulu burung Enggang dan juga si penari banyak mempergunakan posisi merendah dan berjongkok atau duduk dengan lutut menyentuh lantai. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burung Enggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon.

Macam-Macam Tari Tradisional Mancanegara

1. Tarian Negara Kamboja.
Gerakannya lambat, seperti menghipnotis, mencerminkan gerakan tarian dari Negara Kamboja. Tubuh penari harus fleksibel dan seperti tak bertulang.

2. Tarian Samba, Brazil.
Gerakannya cepat dan seperti halnya tarian dari Amerika Selatan, mereka memiliki akar dari Afrika dan Karibia.

3. Tari Bali, Indonesia.
Di Bali, pelajaran menari diberikan secara terbuka sehingga semua orang dapat menyaksikannya. Pengajar tari bali tak hanya mengajarkan gerakan tari Bali, namun juga membetulkan posisi badan agar tercapai bentuk yang sempurna.

4. Tarian Jepang.
Gerakannya anggun dan biasanya mementingkan unsur simetris. Tarian Jepang tak hanya ditarikan oleh kaum muda saja, melainkan juga oleh kaum tua.

5. Tarian Limbo, Afrika Barat.
Penari limbo tak hanya menunjukkan kemahirannya menari, namun juga mencampurnya dengan gerakan akrobatik. Mereka harus bisa melewati kayu dengan melenturkan tubuh ke belakang. Makin mahir, mereka membakar kayu yang akan dilewati.

6. Tari Balet.
Untuk belajar tari balet, memerlukan waktu yang panjang agar bisa menguasai teknik-tekniknya. Dalam balet klasik, penari harus memiliki stamina kuat dan gerakan yang ditarikan harus terlihat anggun.